*Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi Tanggapi Dugaan Peredaran Narkotika di Bandar dan Bandar Masilam, Masyarakat Harap Penindakan Nyata.*

oleh -100 Dilihat

Jalurlangit.id || Simalungun, Peredaran narkotika yang diduga semakin meresahkan di wilayah Kecamatan Bandar dan Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, kembali menjadi perhatian publik. Sorotan masyarakat tersebut sebelumnya diberitakan media online yang mengangkat keresahan warga terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Menanggapi informasi dan laporan masyarakat itu, Direktur Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Andy Arisandi, memberikan respons dan memastikan bahwa informasi masyarakat menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Silahkan baca :

Dalam tanggapannya, Kombes Pol Andy Arisandi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas informasi yang diberikan serta meminta masyarakat bersabar karena proses penyelidikan tindak pidana narkotika membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian.

“Selamat sore pak, terimakasih untuk informasinya pak, mohon bersabar karena penyelidikan tindak pidana narkoba membutuhkan waktu dan kehati-hatian dan apabila ditemukan tindak pidana narkoba maka akan ditindak sesuai dengan hukum dan perundang-undangan, mohon bersabar bapak, salam hormat kami,” demikian tanggapan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi.

Pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk respons atas keresahan masyarakat yang selama ini berharap adanya langkah konkret dan berkelanjutan terhadap dugaan maraknya peredaran narkotika di sejumlah wilayah Kabupaten Simalungun.

Narkoba Dinilai Menjadi Ancaman Sosial Serius.

Pemerhati sosial dan hukum Kabupaten Simalungun, Mhd. Aliaman H. Sinaga, S.H., menilai persoalan narkotika bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan sudah menjadi ancaman sosial yang serius terhadap generasi muda dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, keresahan masyarakat muncul karena dugaan peredaran narkotika dianggap semakin terbuka dan berpotensi merusak lingkungan sosial di tengah masyarakat.

“Persoalan narkoba hari ini sudah menjadi ancaman nyata bagi generasi muda, keluarga, dan keamanan lingkungan masyarakat. Karena itu masyarakat berharap adanya tindakan yang serius, terukur, dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum,” ujar Mhd. Aliaman H. Sinaga, S.H.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat tentu memahami proses penyelidikan membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Namun di sisi lain, masyarakat juga berharap agar penanganan persoalan narkotika tidak berhenti hanya pada respons atau janji penindakan semata.

“Masyarakat tentu menghormati proses hukum dan penyelidikan. Tetapi yang paling diharapkan adalah langkah nyata di lapangan agar keresahan masyarakat tidak terus berkembang,” katanya.

Masyarakat Minta Wilayah Rawan Lebih Diawasi

Menurutnya, wilayah-wilayah yang selama ini sering disebut masyarakat rawan terhadap dugaan peredaran narkotika perlu mendapatkan pengawasan lebih maksimal dari aparat penegak hukum.

Ia menilai pemberantasan narkoba membutuhkan kerja bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat itu sendiri.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi semata. Ini tanggung jawab bersama. Tetapi aparat penegak hukum tetap menjadi garda terdepan yang paling diharapkan masyarakat,” tegasnya.

Selain penindakan terhadap bandar dan pengedar, ia juga menilai pentingnya langkah:
Pencegahan di lingkungan masyarakat
Edukasi bahaya narkoba kepada generasi muda
Pengawasan wilayah rawan
Penindakan berkelanjutan terhadap jaringan peredaran narkotika
Penegakan Hukum Harus Menyentuh Akar Permasalahan

Mhd. Aliaman H. Sinaga juga berharap penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika tidak hanya menyasar pengguna kecil, tetapi juga mampu mengungkap jaringan dan aktor utama di balik dugaan peredaran narkoba tersebut.

“Penegakan hukum harus menyentuh akar persoalan. Jangan hanya berhenti pada pengguna atau pelaku kecil, tetapi juga harus mampu membongkar jaringan yang lebih besar apabila memang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum akan tumbuh apabila proses penindakan dilakukan secara terbuka, profesional, dan berkelanjutan.

Harapan Masyarakat
Di tengah keresahan yang berkembang, masyarakat berharap:
Dugaan peredaran narkotika dapat segera ditindaklanjuti
Aparat melakukan penyelidikan secara serius
Wilayah rawan mendapat pengawasan maksimal
Generasi muda terlindungi dari bahaya narkoba
Penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu

Persoalan narkoba sendiri hingga kini masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kehidupan sosial masyarakat karena dinilai dapat merusak masa depan generasi muda serta memicu berbagai tindak kriminalitas lainnya.
(Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.