*PWS Dukung Polda Sumut Berantas Narkoba di Simalungun, Minta Aparat Jangan Takut Menyentuh Aktor Besar dan Oknum yang Terlibat*

oleh -36 Dilihat

Jalurlangit.id || Simalungun, Maraknya dugaan peredaran narkotika di sejumlah wilayah Kabupaten Simalungun kembali menuai sorotan publik. Kondisi tersebut dinilai semakin meresahkan masyarakat karena narkoba dianggap telah menjadi ancaman nyata terhadap generasi muda, keamanan lingkungan, dan masa depan daerah.

Menyikapi persoalan itu, Persatuan Wartawan Simalungun (PWS) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara khususnya Direktorat Reserse Narkoba dalam melakukan pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun.

Namun di sisi lain, PWS juga menyampaikan kritik keras terhadap masih maraknya dugaan peredaran narkoba yang dinilai seolah terus hidup dan sulit disentuh hingga ke akar jaringan.
“Persoalan narkoba di Simalungun bukan lagi isu biasa. Ini sudah menjadi ancaman sosial yang nyata. Masyarakat resah karena dugaan peredaran narkoba seperti tidak pernah benar-benar habis,” tegas PWS dalam pernyataannya.
Jangan Hanya Pengguna Kecil yang Ditangkap

PWS menilai masyarakat saat ini tidak hanya menunggu penangkapan pengguna kecil atau pelaku lapangan semata, tetapi berharap aparat penegak hukum mampu membongkar aktor besar dan jaringan utama yang diduga berada di balik peredaran narkotika tersebut.
“Jangan sampai penindakan hanya berhenti pada pengguna kecil atau kurir lapangan. Masyarakat ingin melihat keberanian aparat menyentuh bandar besar dan jaringan yang selama ini diduga menjadi sumber utama peredaran narkoba,” lanjut pernyataan tersebut.

Menurut PWS, apabila peredaran narkotika masih terus berlangsung di wilayah yang sama dalam waktu lama, maka hal tersebut wajar menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan di tengah masyarakat.
“Masyarakat tentu bertanya-tanya, mengapa barang haram itu seperti terus ada dan terus beredar. Ini yang harus dijawab dengan tindakan nyata, bukan sekadar razia sesaat,” tegasnya.

Jika Ada Oknum Terlibat, Harus Ditindak Tanpa Pandang Bulu
PWS juga menegaskan bahwa apabila terdapat oknum aparat, oknum pejabat, maupun pihak lain yang terlibat atau diduga membekingi jaringan narkotika, maka aparat penegak hukum harus berani melakukan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
“Kalau memang ada oknum yang terlibat dalam jaringan narkoba, jangan dilindungi. Harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum,” tegas PWS.

Menurut PWS, keberanian membersihkan oknum yang terlibat justru menjadi ukuran keseriusan negara dalam memerangi narkotika.
“Pemberantasan narkoba tidak akan maksimal kalau masih ada pihak-pihak yang bermain di belakang layar. Karena itu aparat harus berani bersih-bersih secara internal apabila memang ditemukan keterlibatan oknum tertentu,” lanjutnya.

Namun demikian, PWS juga mengingatkan bahwa setiap dugaan keterlibatan tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan penyelidikan yang profesional serta berdasarkan alat bukti yang sah.

Apresiasi Respons Polda Sumut
PWS tetap mengapresiasi respons Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi yang sebelumnya menanggapi laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Bandar dan Bandar Masilam.

Dalam keterangannya, pihak Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menyampaikan bahwa penyelidikan tindak pidana narkoba membutuhkan kehati-hatian dan waktu, serta memastikan bahwa apabila ditemukan tindak pidana narkotika akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Menurut PWS, respons tersebut menunjukkan bahwa informasi masyarakat telah diterima dan menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Namun PWS menegaskan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan hasil nyata di lapangan.
“Kepercayaan publik tidak cukup dibangun lewat pernyataan, tetapi melalui tindakan nyata dan konsisten dalam memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya,” ujar PWS.

Narkoba Dinilai Sudah Merusak Lingkungan Sosial

PWS menilai dampak narkoba hari ini semakin mengkhawatirkan karena bukan hanya merusak individu, tetapi juga:
Menghancurkan masa depan generasi muda
Memicu tindak kriminalitas
Merusak ketertiban lingkungan
Mengganggu ketahanan keluarga
Menghancurkan ekonomi masyarakat kecil

Ironisnya, menurut PWS, masyarakat sering kali merasa takut berbicara karena khawatir terhadap dampak sosial maupun keamanan di lingkungan mereka.

Karena itu, PWS meminta aparat benar-benar hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Jangan Ada Pembiaran
PWS juga mengingatkan bahwa persoalan narkoba tidak boleh dianggap biasa ataupun dibiarkan berkembang secara perlahan di tengah masyarakat.
“Kalau narkoba dibiarkan, maka yang rusak bukan hanya individu, tetapi masa depan daerah ini. Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran terhadap peredaran narkotika,” tegasnya.

Selain penindakan hukum, PWS juga meminta adanya:
Pengawasan ketat di wilayah rawan
Pencegahan di lingkungan sekolah
Edukasi kepada generasi muda
Keterlibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama
Kerja sama lintas instansi
Pers Siap Mengawal Pemberantasan Narkoba.

Sebagai bagian dari kontrol sosial, PWS menyatakan siap mendukung dan mengawal upaya pemberantasan narkoba melalui pemberitaan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan keresahan masyarakat. Kami mendukung aparat yang serius memberantas narkoba, tetapi kami juga akan tetap kritis apabila masyarakat melihat penanganannya tidak maksimal,” tutup PWS.

Pernyataan:
Persatuan Wartawan Simalungun (PWS) Kabupaten Simalungun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.