PEKERJA PT AICE DIDUGA KECELAKAAN TABRAK LEMBU DI KAWASAN KEK SEI MANGKEI, KEAMANAN DIPERTANYAKAN

oleh -476 Dilihat

**Simalungun, Sumatera Utara** — Kecelakaan diduga terjadi di kawasan **Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei**, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang pekerja yang diduga bekerja di **PT Aice** mengalami kecelakaan setelah kendaraan yang dikendarainya menabrak seekor lembu yang berkeliaran di kawasan tersebut.

Akibat kejadian itu, korban diduga mengalami luka yang cukup serius, terutama pada bagian **dagu bawah**. Kondisi korban selanjutnya masih memerlukan informasi lebih lanjut terkait penanganan medis dan tingkat keparahan luka yang dialami.

Peristiwa tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai keberadaan dan fungsi pengamanan di kawasan industri. Pasalnya, keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di area yang dilalui para pekerja dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

**Lantas, di mana pengawasan petugas keamanan (security) di kawasan tersebut?**

Jika benar lembu telah berulang kali berkeliaran di sekitar jalur aktivitas pekerja, kondisi tersebut tentu perlu mendapat perhatian serius dari pihak pengelola kawasan maupun perusahaan yang bertanggung jawab terhadap keselamatan pekerja.

Kawasan industri seharusnya memiliki sistem pengamanan dan pengawasan yang mampu meminimalisir potensi bahaya, termasuk keberadaan hewan ternak yang masuk ke jalur kendaraan.

Hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai identitas korban, kondisi terkini korban, pemilik lembu, serta pihak yang bertanggung jawab atas pengawasan hewan tersebut masih dalam penelusuran.

**Publik berharap pihak pengelola KEK Sei Mangkei dan perusahaan terkait segera memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut, termasuk langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.**

*Catatan: Informasi dalam berita ini masih bersifat awal dan menggunakan istilah “diduga” sampai terdapat konfirmasi resmi dari pihak perusahaan, pengelola kawasan, kepolisian, maupun sumber berwenang lainnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.