PWS Dorong Penguatan Status Polsek Bandar Huluan, Dinilai Sudah Layak Naik Kelas Demi Menjawab Tantangan Wilayah Strategis

oleh -57 Dilihat

**

Simalungun, Persatuan Wartawan Simalungun (PWS) mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan peningkatan status dan penguatan kelembagaan Polsek Bandar Huluan di bawah jajaran Polres Simalungun.

Dorongan tersebut muncul setelah PWS menilai wilayah hukum Polsek Bandar Huluan saat ini telah berkembang menjadi salah satu kawasan strategis dengan beban pelayanan keamanan yang jauh lebih kompleks dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Wilayah hukum Polsek Bandar Huluan diketahui mencakup Kecamatan Bandar, Bandar Masilam, Bosar Maligas hingga Bandar Huluan — kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan, perkebunan, industri, serta jalur mobilitas masyarakat yang cukup padat di Kabupaten Simalungun.

Menurut PWS, kondisi tersebut sudah selayaknya diimbangi dengan penguatan struktur organisasi kepolisian, baik dari sisi tipe polsek, jumlah personel, fasilitas pelayanan, hingga level kepemimpinan pejabat yang bertugas.

“Jangan sampai wilayah strategis dengan beban kamtibmas yang besar justru mengalami penurunan perhatian dari sisi kelembagaan. Ini dapat berdampak pada efektivitas pelayanan dan wibawa institusi di tengah masyarakat,” demikian pernyataan resmi PWS, Senin (11/5/2026).

PWS menilai, dalam beberapa tahun terakhir dinamika gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Bandar Huluan cukup tinggi dan menjadi perhatian masyarakat. Mulai dari persoalan narkotika, perjudian, pencurian, konflik sosial, kriminalitas jalanan hingga persoalan ketertiban masyarakat lainnya.

Di sisi lain, kawasan Perdagangan–Serbelawan–Bosar Maligas juga terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga kebutuhan pelayanan keamanan dinilai semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Karena itu, PWS berpandangan bahwa peningkatan status atau tipe Polsek Bandar Huluan bukan sekadar persoalan administratif, melainkan kebutuhan riil untuk menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Sudah waktunya dilakukan evaluasi objektif dan menyeluruh terhadap klasifikasi Polsek Bandar Huluan. Wilayah ini memiliki karakteristik strategis dengan tingkat mobilitas dan tantangan kamtibmas yang tinggi,” lanjut pernyataan tersebut.

PWS juga menyoroti pentingnya menjaga marwah dan kapasitas kelembagaan kepolisian di wilayah strategis. Menurut mereka, apabila beban wilayah terus meningkat namun tidak diiringi penguatan struktur organisasi dan jenjang pejabat, maka dikhawatirkan efektivitas penanganan persoalan kamtibmas dapat semakin berat di masa mendatang.

Dalam kajiannya, PWS menilai sejumlah indikator telah memenuhi alasan kuat untuk dilakukan peningkatan status, di antaranya:
cakupan wilayah hukum yang luas,
jumlah penduduk dan mobilitas masyarakat yang tinggi,
aktivitas ekonomi dan industri yang berkembang,
meningkatnya tantangan gangguan kamtibmas,
serta tingginya kebutuhan pelayanan publik di sektor keamanan.

PWS berharap Polda Sumatera Utara bersama Mabes Polri dapat melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi objektif wilayah hukum Polsek Bandar Huluan agar langkah penguatan kelembagaan dapat segera dipertimbangkan.
“Harapan masyarakat sederhana, yakni hadirnya institusi kepolisian yang semakin kuat, responsif, profesional dan memiliki dukungan struktur yang sebanding dengan tantangan wilayah yang dihadapi,” tutup PWS.
(Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.