*Warga Resah Maraknya Narkoba di Pem. Kerasaan, Minta Polres Simalungun dan Polsek Bandar Huluan Selidiki Jaringan “Kiran” CS?*

oleh -50 Dilihat

Foto hanya Ilustrasi Sang Bandar “Kiran’

Pematang Kerasaan, 10 September 2026 – Warga di wilayah Pematang Kerasaan, khususnya kawasan Rambung Susu, menyampaikan kegelisahan mendalam akibat semakin maraknya peredaran narkoba di lingkungan tempat mereka tinggal. Peredaran yang berlangsung secara terbuka ini membuat masyarakat merasa tidak aman dan khawatir akan dampaknya, terutama bagi generasi muda.

 

Masyarakat Desak Aparat Segera Bertindak

Masyarakat meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH), yaitu Kepolisian Resor Simalungun, Kepolisian Sektor Bandar Huluan, serta Kodim 0207/Simalungun, untuk segera turun ke lapangan, melakukan penyelidikan, dan menangkap sosok yang diduga sebagai pelaku utama atau “Bos Narkoba” yang dikenal dengan nama Kiran. Ia diketahui berdomisili di Rambung Susu.

Selain Kiran, warga juga meminta penindakan terhadap anggota jaringannya yang secara rutin mengedarkan narkoba di wilayah tersebut, yaitu:

– Aceh

– Botak

– Rio

– Ocol

– Ella

Kelima orang ini disebut-sebut aktif berkeliling dan menawarkan barang haram tersebut di sepanjang wilayah Pematang Kerasaan, terutama di kawasan Rambung Susu.

 

Dugaan Suap Membuat Mereka Merasa Bebas

Berdasarkan keterangan warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan demi keselamatan, muncul dugaan kuat bahwa aparat penegak hukum di wilayah tersebut menerima uang jatah atau pembayaran rutin dari Kiran. Hal inilah yang diduga membuat kelompok ini merasa bebas, tenang, dan berani beroperasi secara terang-terangan tanpa rasa takut akan ditindak.

“Mereka seolah tidak takut ditangkap. Menjualnya dengan sangat bebas di Rambung Susu. Seolah ada yang melindungi mereka,” ujar warga tersebut dengan nada cemas.

 

Gudang Narkoba & Besarnya Jumlah Peredaran

Warga juga melaporkan dugaan bahwa rumah milik Kiran di Rambung Susu dijadikan tempat penyimpanan atau gudang narkoba. Diperkirakan, dalam setiap minggu, jumlah sabu-sabu yang beredar dari jaringan ini mencapai setengah kilogram. Angka ini dianggap sangat besar dan mengkhawatirkan bagi keamanan serta masa depan wilayah tersebut.

 

Harapan Masyarakat

Warga berharap pimpinan kepolisian dan instansi terkait tidak menutup mata terhadap laporan ini. Masyarakat menuntut agar segera dilakukan penyelidikan mendalam, operasi penindakan, serta penggeledahan guna mengamankan barang bukti dan menangkap seluruh anggota kelompok. Masyarakat mendambakan lingkungan yang bersih dari narkoba, aman untuk tumbuh dan berkembang bersama keluarga.

Hingga berita ini dipublikasikan Kapolsek Bandar Huluan belum dapat terkonfirmasi secara langsung, akan tetapi awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi terkait hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.