Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Organisasi PSHT Cabang Asahan ,Polos ke Jambon, Jambon ke Hijau

oleh -1633 Dilihat

Asahan, Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dibuka secara resmi oleh Ketua perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kecamatan meranti Cabang Asahan Pusat Madiun pada Sabtu 18/11/2023 s/d 18/11/2023 ,Naik tingkat dari sabuk polos ke sabuk jambon dan dari sabuk jambon ke hijau di Pedepokan PSHT Cabang Asahan, Ranting Meranti,Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara.Minggu(19/11/2023).

Sebanyak 25 peserta PSHT Ranting Kecamatan Meranti Cabang Kabupaten Asahan sangat antusias mengikuti pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari total 5 ( Lima ) Ranting yang ada di kecamatan Meranti, yaitu
Ranting Lolotan
Ranting Kenopan
Ranting Pulo bandreng
Ranting Simpang empat
Ranting Meranti

Cabang Asahan
terlihat semangat mengikuti tes kenaikan tingkat dari sabuk polos ke jambon, jambon ke hijau.

Ketua Cabang Asahan PSHT Kecamatan Meranti, Mas Tri Yuda menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus mengapresiasi, kepada seluruh anggota, baik panitia maupun peserta PSHT yang telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari sabuk polos ke sabuk jambon,jambon ke hijau.

“Intinya tes pada malam hari ini sudah sangat bagus, besar harapan agar lebih baik lagi kedepannya,” tegas Mas Tri Yuda.

Lebih lanjut Mas Tri Yuda menjelaskan bahwa tes kenaikan tingkat ini merupakan hal yang rutin dilakukan oleh PSHT.

“Jadi di PSHT itu ada 3 tingkatan,yakni Jambon, Hijau dan Putih, hingga menjadi pelatih gelar yang akan diterimanya.ujian tes terakhir pendadaran untuk meraih sabuk mori dan harus melalui proses upacara selanjutnya”ujar Ketua Cabang PSHT Asahan Ranting meranti,Mas Tri Yuda disela-sela pelaksanaan kegiatan.

Menurut Mas Tri Yuda tingkatan tersebut wajib dilalui oleh setiap siswa sebelum akhirnya menjadi seorang warga di PSHT.

“Dimana-mana tingkatan itu harus dilalui
oleh setiap siswa, sekalipun ia mengikuti latihan di Sekertariat luar negeri. Itu sudah ada peraturan baku” tambahnya.

Dalam pelaksanaan kenaikan tingkat jelasnya, para siswa diuji pelajaran-pelajaran yang sudah diberikan selama latihan, seperti Dower, Senam Dasar dan Jurus serta Sabung dan ada pula penggemblengan mental serta jurit malam.

“Itu yang diujikan, Kalau berhasil maka siswa tersebut berhak untuk mendapatkan sabuk jambon dan hijau” jelasnya.

Mas Tri Yuda menambahkan, bahwa para siswa pada tingkatan ujian ini mampu menyerap dan memahami, baik itu makna dan materi serta penerapan ajaran budi luhur yang tercermin pada perilaku baik itu pada organisasi maupun di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

“Materi ajaran budi luhur yang disampaikan kepada seluruh siswa, serta mengutamakan rasa persaudaraan,” tandasnya.

Ketua panitia pelaksana Kenaikan Sabuk menambahkan, perkembangan PSHT di Ranting Meranti akan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Untuk tahun ini, semua Rayon (sebutan setingkat desa) di wilayah kecamatan Susukan semua ada tempat latihannya.

“Kami sebagai bagian dari PSHT memiliki kewajiban untuk mengembangkan PSHT dimanapun kami berada. Makanya PSHT selalu ada dimana-mana, disetiap daerah bahkan sudah sampai ke luar negeri. Itu adalah bagian dari sebuah kewajiban” ujarnya.

Menurut Mas Tri Yuda apa yang dilakukan pihaknya adalah sebagai upaya untuk terus melestarikan budaya asli Indonesia, yakni Pencak Silat. Saat ini, berbagai Aliran dan Perguruan Pencak Silat banyak berkembang.

“Itu adalah hal yang Positif. Terutama kita sebagai generasi muda tentunya punya kewajiban untuk melestarikan Budaya Asli Indonesia. Jangan nanti setelah diambil negara lain, baru sibuk dan ikut-ikutan peduli, ” tegasnya.

Sehingga, dia berharap pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate ( PSHT ) terus mendapat tempat dan perhatian dari berbagai pihak dan kalangan.

Karena menurutnya, para siswa PSHT harus mampu menjaga nama baik organisasi, menjadi manusia rendah hati, serta berguna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“PSHT merupakan wadah pencak silat resmi yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia, dengan tujuan guna mendidik manusia berbudi pekerti luhur,tahu benar dan salah, serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Jaya selalu PSHT Ranting Meranti, cabang kabupaten Asahan.

Sementara ketua Panitia pelaksana Kenaikan sabuk menyampaikan, sangat berterima kasih kepada kepengurusan PSHT Ranting Meranti Cabang Asahan Pusat Madiun, karena pengurus Cabang Asahan terutama Ketua Cabang Asahan sangat begitu aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk mempererat rasa Persaudaraan Antar Warga dan terutama yang sangat penting lagi yaitu menyampaikan Pitutur Luhur (ke SH an) kepada Siswa atau Warga yang hadir agar tidak lupa pada didikan Luhur (PSHT) Persaudaraan Setia Hati Terate, ” pungkasnya.(AEDO PRATAMA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.