Miris! PT Sheel Oil Indonesia sub PT Adya Cemerlang Harviy (ACH) diduga sembunyikan Kabar Kecelakaan Kerja di KEK Sei Mangkei Ada Apa?

oleh -4390 Dilihat
Oplus_16908288

jalurlangit.id, Bosar Maligas – Warga Simalungun di hebohkan dengan peristiwa kecelakaan kerja di KEK Sei Mangkei, akan tetapi PT Sheel Oil Indonesia sub
PT Adya Cemerlang Harviy (ACH) diduga sengaja menyembunyikan peristiwa kecelakaan tersebut.

Belum lepas dalam ingatan kita peristiwa Kecelakaan kerja yang baru-baru ini terjadi di KEK Sei Mangkei yang diduga mengabaikan dan tidak menjalankan SOP dalam melakukan pekerjaan.

Akibat Kurangnya pengawasan Kementerian tenaga kerja akan keselamatan pekerja di Kawasan KEK Sei Mangkei kembali memicu persoalan yang sangat serius. Keselamatan, nyawa dan kesejahteraan para tenaga kerja seharusnya sudah benar-benar dilakukan pengawasan oleh Kementerian Tenaga Kerja, sehingga menimalisir terjadinya Kecelakaan daalam.bekerja..

Mirisnya, Seorang pekerja vendor di kabarkan mengalami kecelakaan kerja dengan patah tangan saat bertugas di area boiler PT Sheel Oil Indonesia, Jumat dini hari (13/03/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di sembunyikan oleh PT Sheel Oil Indonesia sub
PT Adya Cemerlang Harviy (ACH).

Informasi yang berhasil dirangkum awak media, Korban diketahui bernama Ahyar, warga Indrapura, yang bekerja di bawah naungan vendor PT Adya Cemerlang Harviy (ACH). Insiden tersebut terjadi di area boiler, salah satu titik kerja paling berbahaya di lingkungan pabrik yang seharusnya menerapkan standar keselamatan super ketat.

Berdasarkan keterangan narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, saat kejadian korban tengah menjalankan tugas rutin di area boiler. Tanpa diduga, insiden terjadi hingga menyebabkan tangan korban patah dan harus segera mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini langsung memunculkan dugaan kuat adanya kelalaian dalam penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

Area boiler bukanlah tempat kerja biasa. Lokasi tersebut dikenal memiliki risiko tinggi karena berhubungan langsung dengan tekanan panas dan sistem mekanik berat. Oleh sebab itu, setiap aktivitas di dalamnya wajib diawasi dengan prosedur keselamatan yang sangat ketat.

Insiden ini juga memicu pertanyaan publik: apakah perusahaan benar-benar menerapkan standar K3 secara maksimal, ataukah keselamatan pekerja hanya sekadar jargon saja

Terkait peristiwa kecelakaan kerja , manajemen PT Sheel Oil Indonesia maupun vendor PT Adya Cemerlang Harviy belum memberikan keterangan resmi penyebab terjadinya Kecelakaan, namun sikap bungkam perusahaan yang terkesan menyembunyikan peristiwa kecelakaan tersebut, justru memicu kecurigaan publik dan menambah tekanan agar kasus ini tidak berhenti sebagai sekadar insiden kerja biasa.

Masyarakat kini mendesak Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Pasalnya, KEK Sei Mangkei merupakan kawasan industri strategis nasional, sehingga penerapan standar keselamatan kerja seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar slogan.

Jika dugaan kelalaian benar terbukti, maka insiden patahnya tangan seorang pekerja ini bisa menjadi tamparan keras bagi pengawasan keselamatan kerja di kawasan industri nasional—dan menjadi pengingat bahwa nyawa pekerja tidak boleh dipertaruhkan demi kepentingan produksi. (Tim-Red)

Disadur : https://mediaviral.co/diduga-abaikan-k3-pekerja-vendor-patah-tangan-di-area-boiler-pt-sheel-oil-indonesia-kek-sei-mangkei/

Catatan Redaksi:
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel ini, mereka dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi kepada redaksi kami sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Artikel atau berita sanggahan dapat dikirim melalui email media jalurlangit.id atau nomor kontak yang tersedia di box redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.