*Menyambut Idul Adha 1447 H: Momentum Membersihkan Hati, Melawan Narkoba dan Korupsi di Tengah Tantangan Akhir Zaman*

oleh -51 Dilihat

Simalungun, Sumatera Utara — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, tokoh masyarakat sekaligus advokat, Mhd. Aliaman Hamonangan Sinaga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha bukan sekadar perayaan seremonial semata, melainkan momentum memperbaiki moral bangsa di tengah maraknya narkoba, korupsi, ketidakadilan sosial, serta krisis moral yang dinilai semakin mengkhawatirkan di era akhir zaman.

Dalam keterangannya kepada media, Mhd. Aliaman Hamonangan Sinaga menyampaikan bahwa nilai pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS harus menjadi cermin bagi para pemimpin, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen bangsa agar berani mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan rakyat dan masa depan generasi muda.

“Hari ini bangsa kita tidak hanya diuji secara ekonomi, tetapi juga diuji secara moral. Narkoba merusak generasi muda, korupsi menghancurkan kepercayaan rakyat, sementara sebagian pemimpin justru sibuk mencari keuntungan pribadi. Idul Adha harus menjadi momen introspeksi bagi seluruh pejabat dan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti maraknya peredaran narkoba yang dinilai semakin terang-terangan merusak kehidupan masyarakat hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan nyata dan keberanian aparat untuk menindak bandar besar tanpa pandang bulu.

“Jangan hanya pengguna kecil yang ditangkap, sementara bandar besar bebas berkeliaran. Jika negara kalah melawan narkoba, maka sesungguhnya kita sedang menggali kehancuran bangsa dengan tangan kita sendiri,” ujarnya.

Selain itu, ia turut mengkritisi praktik korupsi yang masih terus terjadi di berbagai sektor pemerintahan. Menurutnya, korupsi bukan hanya kejahatan hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap rakyat kecil yang membutuhkan keadilan dan kesejahteraan.

“Korupsi adalah dosa sosial yang dampaknya sangat luas. Ketika uang rakyat dicuri, maka pendidikan terganggu, pelayanan kesehatan rusak, pembangunan terhambat, dan rakyat miskin semakin menderita. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi kehancuran moral,” katanya.

Dalam momentum Idul Adha ini, ia juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya memperkuat iman dan kepedulian sosial di tengah kehidupan yang menurutnya semakin mendekati tanda-tanda akhir zaman, di mana fitnah, kebohongan, kerakusan, dan hilangnya rasa kemanusiaan semakin nyata terjadi.

“Hari ini kita melihat banyak orang kehilangan rasa malu, kehilangan rasa takut kepada Tuhan, dan lebih mengejar dunia daripada memikirkan akhirat. Idul Adha mengajarkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, sementara pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT adalah abadi,” ungkapnya.

Ia pun mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat persaudaraan, membantu masyarakat kecil, menjaga persatuan bangsa, dan memperbaiki diri agar Indonesia tidak kehilangan arah di tengah krisis moral yang terus berkembang.

Di akhir pernyataannya, Mhd. Aliaman Hamonangan Sinaga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan kurban kita semua. Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum membersihkan hati, memperbaiki bangsa, melawan narkoba, memberantas korupsi, dan kembali kepada nilai-nilai keimanan serta kemanusiaan.”
(Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.