Dugaan Pungli Berkedok Parkir Marak di KEK Sei Mangkei. Pengutipnya Diduga Ngaku Dari SPSI dan SBSI?

oleh -3977 Dilihat

Simalungun, Kekesalan dan rasa kecewa yang sangat mendalam dialami oleh puluhan supir truck yang sedang melakukan bongkar dan muat di Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mangkei.

Pasalnya biaya parkir, SPSI dan SBSI yang dikeluarkan setiap supir mencapai kisaran Rp.85.000,-/truck, sementara beredar informasi parkir, SPSI dan SBSI di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mengkei tidak memiliki kerjasama dengan pihak perusahan dan dinas perhubungan.

Pandangan kalangan publik menilai, pungutan yang beredar yang disinyalir pungutan liar sehingga merugikan PAD untuk Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya peristiwa pungutan liar berkedok parkir, SPSI dan SBSI sudah pernah di viralkan diberbagai media sosial, hingga salah satu lembaga swadaya Masyarakat KAMPUD Kab Simalungun sudah pernah mengirimi surat kepada pihak pengelola Kawasan Industri Nusantara (KINRA), namun pihak pengelola sepertinya tidak proaktif dalam melakukan pemberantasan pungutan liar seakan melegalkannya.

Pantauan awak media, Selasa tanggal 7/11/2023, sekira pukul 17:25 Wib, tampak terlihat dibeberapa titik di Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mangkei, tampak tempat terparkirnya kendaraan pribadi dan truck, diantaranya ; Persis Depan PT. Unilever Oliochemical Indonesia, Depan Drypot, Depan Perusahaan KINRA.

Beberapa supir truck yang berhasil dimintai keterangannya oleh awak media ini, mengatakan pengutipan dilakukan oleh yang mengaku dari SPSI dan SBSI, dengan jumlah yang beraneka ragam.
“Kami sering bongkar muat di Unilever ini bang, biaya parkir yang kami keluarkan Rp.30 Ribu, Biaya SPSI dan SBSI Rp.50 Ribu. Ini yang ngutip sama kami ngakunya dari SPSI dan SBSI” terang supir yang namanya tidak ingin dipublikasikan, saat ditemui awak media di Depan Unilever.

“Kalau dilokasi lain, misalkan depan KINRA dan Drypot, parkir gak ada kerjasamanya dari Dishub, biaya parkir Kisaran Rp.30-50 Ribu, bang, demi untuk biaya anak isteri, terpaksa kami harus bayar bang, harapan kami para supir-supir ini bang, janganlah dijadikan ladang cari uang dari kami, kami hanya supir, kadang juga kami nginep dan tidur diparkiran sama mobil ini bang, keluhnya.

Menyikapi perderan pungli berkedok parkir di Kawasan Ekonomi Khusus KEK Sei Mangkei bersekala internasional, PT. KINRA, Dirut Holding PTPN III, Kapolres Simalungun, Hingga berita ini kami tayangkan belum dapat dikonfirmasi secara langsung, namun awak media akan berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada pihak terkait diatas.

(Jhody purba)

Catatan redaksi ;
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email : media Jalurlangit.idatau kealamat yang berada di Box Redaksi. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.