Distribusi Soal Ujian di Korwil Kecamatan Bandar Tuai Pertanyaan

oleh -48 Dilihat

Keterangan photo: photo hanya ilustrasi

Dugaan adanya kewajiban pembelian soal ujian yang didistribusikan melalui Korwil Kecamatan Bandar menjadi perhatian sejumlah pihak sekolah. Praktik tersebut disebut telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan memunculkan pertanyaan mengenai transparansi serta manfaatnya terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Salah seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku bahwa sekolah diminta mengambil soal ujian dengan biaya yang dihitung berdasarkan jumlah siswa.

“Per anak dikenakan sekitar Rp16 ribu. Dalam satu semester dilakukan dua kali, sehingga dalam setahun bisa empat kali pelaksanaan,” ujarnya.

Menurut sumber tersebut, kebijakan itu menjadi beban tersendiri bagi sekolah karena setiap satuan pendidikan memiliki metode pembelajaran, kondisi peserta didik, dan capaian akademik yang berbeda. Ia mempertanyakan efektivitas penggunaan soal yang seragam untuk seluruh sekolah di wilayah Kecamatan Bandar.

“Setiap sekolah memiliki kualitas dan pola pembelajaran yang berbeda. Karena itu muncul pertanyaan apakah soal yang digunakan benar-benar mampu mengukur hasil belajar siswa sesuai kondisi masing-masing sekolah,” tambahnya.

Informasi ini tentu memerlukan klarifikasi dari pihak Korwil Kecamatan Bandar maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. Penjelasan yang terbuka diperlukan untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait dasar pelaksanaan, mekanisme penyusunan soal, serta penggunaan biaya yang dipungut.

Hingga berita ini di rilis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai informasi yang berkembang tersebut.(Jody)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.