DIDUGA TUMPAHAN SEMEN DARI ARMADA PT MITRA BETON ABADI KOTORI JALAN PERDAGANGAN

oleh -204 Dilihat

SIMALUNGUN — Keluhan masyarakat Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, terkait diduga tumpahan semen dari kendaraan pengangkut PT Mitra Beton Abadi (PT Obor)semakin menjadi sorotan.

Menurut keluhan masyarakat, material semen yang diduga berasal dari armada pengangkut perusahaan tersebut telah tercecer di jalan selama empat hari sebelum berita ini diterbitkan dan hingga saat ini masih menjadi persoalan.

Lokasi perusahaan yang menjadi sorotan berada di area Simpang Kampung Jawa, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Warga mempertanyakan, mengapa tumpahan material yang diduga berasal dari aktivitas kendaraan pengangkut semen tersebut seolah dibiarkan tanpa penanganan yang jelas selama beberapa hari.

“Bukan sekali atau dua kali. Sudah empat hari. Kami masyarakat terganggu dengan tumpahan semen di jalan. Kalau memang terjadi karena tidak disengaja, seharusnya pihak perusahaan memiliki tanggung jawab untuk segera membersihkannya,” ungkap warga.

Masyarakat juga menyayangkan kondisi tersebut karena sebelumnya telah dilakukan kegiatan bersih-bersih Kota Perdagangan. Namun, saat masyarakat berupaya menjaga kebersihan kota, justru muncul keluhan mengenai diduga tercecernya material semen dari kendaraan pengangkut yang melintas di wilayah tersebut.

Warga meminta PT Mitra Beton Abadi (PT Obor) tidak menganggap persoalan ini sebagai masalah kecil. Perusahaan diminta segera melakukan pemeriksaan terhadap armada, sistem pengangkutan, serta pengemudi yang bertugas.

Jika hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya kelalaian pengemudi maupun pihak lain dalam proses pengangkutan, masyarakat meminta perusahaan memberikan tindakan tegas dan melakukan perbaikan sistem agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

### POLSEK DAN CAMAT DIMINTA TURUN TANGAN

Tidak hanya kepada pihak perusahaan, masyarakat juga mendesak Polsek Bandar Huluan dan Camat Bandar untuk tidak tinggal diam terhadap keluhan tersebut.

Pihak terkait diminta turun langsung ke lapangan, memeriksa ondisi jalan, mencari sumber tumpahan, serta memastikan apakah material tersebut benar berasal dari kendaraan yang berkaitan dengan PT Mitra Beton Abadi (PT Obor).

Masyarakat menilai, apabila benar tumpahan semen tersebut berasal dari kendaraan perusahaan dan dibiarkan tanpa penanganan selama beberapa hari, maka persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut kenyamanan masyarakat, kebersihan kota, serta kondisi jalan yang digunakan masyarakat setiap hari.

Warga juga meminta agar pihak perusahaan tidak hanya menunggu laporan masyarakat. Apabila armada perusahaan diketahui menyebabkan material tercecer di jalan, harus ada langkah cepat untuk membersihkan lokasi dan mencegah kejadian tersebut berulang.

Masyarakat menegaskan, jalan umum bukan tempat membuang atau membiarkan material tercecer. Jika dugaan tersebut terbukti, pihak yang bertanggung jawab harus menunjukkan sikap nyata, bukan sekadar memberikan penjelasan.

Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi resmi dari PT Mitra Beton Abadi (PT Obor) mengenai dugaan tumpahan semen tersebut masih diperlukan.Demikian pula, tanggapan dari Polsek Bandar Huluan dan Camat Bandar terkait tindak lanjut atas keluhan masyarakat masih dinantikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.