*Diduga Ada Upaya Intervensi Proses Hukum Kasus Narkoba, Publik Minta Polisi Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu*

oleh -306 Dilihat

Foto ; Ilustrasi Praktisi hukum dan rekannya

SIMALUNGUN – Keberhasilan Tim Satresnarkoba Polres Simalungun mengamankan tiga terduga pelaku dalam perkara dugaan peredaran narkotika yang dikaitkan dengan jaringan Muhammad Khalik mendapat apresiasi dari masyarakat. Publik berharap pengungkapan perkara ini tidak berhenti pada penangkapan para terduga pelaku, tetapi juga mengungkap seluruh pihak yang diduga memiliki peran dalam jaringan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di tengah proses penyidikan, beredar informasi mengenai adanya dugaan upaya intervensi terhadap proses penegakan hukum oleh seorang oknum pangulu di Kabupaten Simalungun. Informasi tersebut menyebutkan adanya permintaan kepada penyidik agar membantu salah seorang terduga pelaku. Namun hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dari pihak yang disebut mengenai kebenaran informasi tersebut.

baca :

Apabila dugaan tersebut benar, tindakan demikian dinilai dapat mencederai prinsip equality before the law, yaitu setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum tanpa membedakan jabatan, kedudukan, maupun pengaruh.

Menurut informasi yang beredar, penyidik tetap menjalankan proses hukum sesuai prosedur dan menyatakan bahwa perkara tersebut harus diproses berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Barang bukti yang disebut mencapai puluhan gram narkotika menjadikan perkara ini dipandang serius karena berkaitan dengan tindak pidana narkotika yang berdampak luas terhadap masyarakat. Kebenaran mengenai jumlah barang bukti tetap menunggu penyampaian resmi dari pihak kepolisian.

Menanggapi perkembangan tersebut, Mhd. Aliaman Hamonangan Sinaga, S.H., Advokat dan Pemerhati Hukum serta Sosial Kemasyarakatan, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Satresnarkoba Polres Simalungun.

«”Kami mengapresiasi setinggi-tingginya keberhasilan Satresnarkoba Polres Simalungun dalam mengamankan tiga terduga pelaku perkara narkotika. Kami berharap proses hukum ditegakkan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.”»

Ia juga menegaskan bahwa apabila benar terdapat pihak mana pun yang berupaya memengaruhi jalannya proses hukum, maka aparat penegak hukum perlu menelusurinya.

«”Jangan takut terhadap segala bentuk dugaan intervensi. Penegakan hukum harus berdiri di atas asas keadilan. Apabila benar ada pihak yang mencoba memengaruhi proses penyidikan, maka hal tersebut patut didalami sesuai mekanisme hukum yang berlaku.”»

Lebih lanjut, ia mendorong Polres Simalungun untuk mengembangkan penyidikan hingga mengungkap seluruh jaringan apabila terdapat bukti yang mengarah ke pihak lain.

«”Kami mendukung Polres Simalungun untuk mengembangkan perkara ini secara profesional. Apabila penyidikan menemukan bukti yang mengarah kepada keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat atau penyelenggara pemerintahan, maka proses hukum harus dilakukan tanpa pengecualian sesuai asas persamaan di hadapan hukum.”»

Masyarakat berharap pengungkapan perkara narkotika ini menjadi momentum memperkuat komitmen pemberantasan narkoba di Kabupaten Simalungun, sekaligus menjaga agar proses penegakan hukum bebas dari segala bentuk tekanan maupun intervensi.
(Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.